<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157</id><updated>2011-09-02T05:54:15.423-07:00</updated><category term='Teori Arsitektur'/><title type='text'>Toraja it's My Tondok</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-8962688497924764735</id><published>2009-03-28T01:17:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T02:28:11.268-07:00</updated><title type='text'>UKDW SUSTAINABLE CAMPUS</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/Sc3gE2YHkyI/AAAAAAAAAGI/yGw_D0AE5i8/s1600-h/UKDW.jpg"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318153108915196706" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 134px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/Sc3gE2YHkyI/AAAAAAAAAGI/yGw_D0AE5i8/s200/UKDW.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;TEORI ARSITEKTUR 2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Sustainable,…&lt;br /&gt;Kira-kira apa yang muncul dalam pikiran kita saat mendengar kata ini?&lt;br /&gt;Dalam kamus bahasa inggris “sustainable” berarti “terus menerus”.&lt;br /&gt;Di sini saya akan mencoba membahas tentang sustainable berhubungan dengan Kampus UKDW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tentang UKDW…&lt;br /&gt;Universitas Kristen Duta Wacana didirikan pada tahun 1985 sebagai pengembangan dari Sekolah Tinggi Theologi Duta Wacana yang didirikan pada tahun 1962.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah ”adakah UKDW yang sekarang, masih menyisahkan gedung ataupun ruang dari gedung STT Duta Wacana?” Ya!!!! Karena meski dalam kenyataannya sebagai pajangan dan tanda, paling tidak sudah menghargai keberadaan dan sejarah bangunan tersebut. Ada juga bekas dapur dan ruang makan dari STT Duta Wacana yang masih digunakan sampai sekarang, meskipun elemen fisik, fungsi dan persepsinya berubah. Ruang ini sekarang dipakai sebagai Poliklinik (dapur) dan ruang kuliah (ruang makan).&lt;br /&gt;Berbicara tentang sustain, sebagai mahasiswa UKDW yang sehari-harinya hidup di lingkungan UKDW, jika ditanya tentang UKDW saya akan menjawab sudah sustain, mengapa?&lt;br /&gt;Ditinjau dari elemen fisik, Kampus UKDW dibangun dan berdiri dari materi serta konstruksi yang kuat, sehingga bisa bertahan lebih lama.&lt;br /&gt;Dari segi fungsi Kampus UKDW selain sebagai tempat kuliah, juga dipakai untuk kegiatan lain mis; UKM, bermain, sharing, cell group, dll, yang setiap harinya berlangsung secara terus menerus, contohnya gedung Koinonia, gedung ini kadang dipakai oleh pihak kampus seperti seminar, latihan Duta Voice, tapi kadang juga dipakai oleh pihak luar kampus. Atau ruang kelas lain yang secara bergantian dipakai oleh mata kuliah yang berbeda ataupun fakultas yang berbeda atau ruang seminar , tapi tetap saja sebagai Koinonia dan ruang kelas.&lt;br /&gt;Ditinjau dari waktu, kampus UKDW sudah pasti sustain, karena pada kenyataan sehari-hari, dari pagi sampai malam UKDW selalu disibukkan dengan berbagai kegiatan dan itu tidak berlangsung seminggu atau setahun saja melainkan berlangsung selama UKDW masih berdiri.&lt;br /&gt;Dari segi persepsi UKDW juga berhasil, karena dibandingkan dengan Kampus-kampus lainnya, UKDW juga tidak kalah, khususnya dalam menata ruang, hal ini terlihat dari keberadaan taman-taman hijau di tengah-tengah kampus, ditambah dengan keberadaan pohon-pohon besar dan rindang di depan kampus.&lt;br /&gt;Jadi secara keseluruhan jika diamatai dari dalam, ukdw sudah sustain. Mengapa , karena sudah mampu menghidupi/mencukupi kebutuhannya (termasuk pengakses dan pengguna) baik dari segi ruang maupun dari kebutuhan O2 (foodprit). Meskipun faktanya bahwa UKDW terlihat kecil dibanding dengan kebanyakan kampus di Jogja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Adakah Kampus UKDW juga Sustain terhadap Lingkungan sekitarnya…? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Diatas telah dijelaskan tentang keberhasilan UKDW dalam menghidupi areanya.&lt;br /&gt;Sekarang saatnya melihat reaksi lingkungan sekitar UKDW dalam merespon keberadaannya.&lt;br /&gt;Kampus UKDW terletak serta diapit beberapa lingkungan/area seperti Klitren dan Kota Baru. Karena sebagai sebuah kampus yang menampung banyak mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, masyarakat sekitar kampus memakai kesempatan tersebut dengan membentuk dan menawarkan ruang bagi mahasiswa UKDW sebagai tempat tinggal / KOS serta warung-warung untuk makan. Hal ini dapat kita jumpai di Klitren sebagai area yang berhadapan langsung dengan Kampus UKDW. Klitren sangat mengahargai dan sangat menerima keberadaan kampus UKDW. Ini terlihat dari keberanian Klitren dalam mengubah persepsinya menjadi daerah yang “kumuh”.&lt;br /&gt;Disisi lain, ada pula yang membentuk dan menyediakan ruang yang teratur dengan fasilitas yang lengkap bagi mahasiswa UKDW yang mampu, (kota baru misalnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kata Jogja tentang UKDW..?&lt;br /&gt;Oooo… UKDW, yang di Salatiga itu ya…!&lt;br /&gt;UKDW!!! Ada to!!!&lt;br /&gt;Ini adalah respon teman saya yang tinggal di jogja yang pernah nanya saya kuliah dimana.&lt;br /&gt;Dari pernyataan di atas membuat saya berpikir mungkin saja orang-orang ini yang bodoh karena kurang tahu kalau ada kampus keren yang bernama UKDW, atau mungkin juga karena UKDW sendiri yang tidak membuka diri untuk dikenal sebagai salah satu bagian dari persepsi Jogja tentang kota “Pendidikan”. Tapi saya merasa, untuk Jogja sendiri UKDW masih sustain meskipun tidak sebanding dengan UGM. Mungkin karena pengaruh Fisik , dan letaknya namun saya pikir itu hanya masalah waktu, suatu saat Jogja akan mengenal siapa sebenarnya UKDW. Tapi kalau UKDW untuk Indonesia saya pikir terlalu jauh untuk memenuhi kebutuhan Indonesia., eh tetapi tidak ada yang musahil kalau diusahakan. Aminnnn. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#00cccc;"&gt;Oleh karena itu, untuk menjadikan sebuah karya arsitektur sustainable, ada baiknya jika kita melihat evek luarnya juga, dalam artian karya tersebut memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar ataupun masyarakat dunia pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;[Konsep sustainable construction perlu dikeluarkan dari skala bangunan, sehingga dapat lebih menyentuh masyarakat kebanyakan, karena masyarakat kebanyakan adalah mereka dengan jumlah yang lebih besar daripada para pemilik bangunan yang memiliki dana. Adakah kota kita cukup sustainable bagi semua orang? Ataukah sudah demikian biasa kita menemukan banyak hal yang tidak lagi menjadi perhatian dan pertanyaan bagi kita? Apakah kota-kota baru akan tumbuh dengan cara yang sama seperti kota-kota pendahulunya, dimana banyak kota besar telah memiliki masalah dalam ruang-ruang kotanya akibat kurang adanya perencanaan desain yang matang, serta implementasi yang konsisten. (&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.astudio.id.or.id/artkhus56kota_sustainable.htm"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;http://www.astudio.id.or.id/artkhus56kota_sustainable.htm&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;)].&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Keberhasilan sesuatu khususnya bangunan tidak hanya dilihat dari berhasilnya bangunan tersebut memenuhi kebutuhannya sendiri melainkan paling tidak lingkungan sekitarnya, juga merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-8962688497924764735?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/8962688497924764735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=8962688497924764735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/8962688497924764735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/8962688497924764735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2009/03/ukdw-sustainable-campus.html' title='UKDW SUSTAINABLE CAMPUS'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/Sc3gE2YHkyI/AAAAAAAAAGI/yGw_D0AE5i8/s72-c/UKDW.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-2860602367889720157</id><published>2009-03-12T07:04:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T08:37:43.637-07:00</updated><title type='text'>Sustainable</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkZG8mCIsI/AAAAAAAAAFI/OMGJelVSp6g/s1600-h/ukdw.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 105px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkZG8mCIsI/AAAAAAAAAFI/OMGJelVSp6g/s200/ukdw.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312304842595771074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLINTAS%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Apa sih sustainable itu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Ok deh,, saya akan menjelaskan tentang sustainable tapi tidak secara umum, disini saya akn mencoba me&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;mberikan ap&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;a yang sa&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;ya ketahui tentang sustainable dalam lingkup Arsitektur…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Di dunia ini banyak hal yang bersifat sustainable, ngk usah jauh-jauh masing-masing kita pasti mewariskan apa yang orang tua kita pernah ajarakan pada kita, ataupun kita mewariskan benda-be&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;nda peninggalan mereka seperti, benda b&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;enda pusaka atau senjata-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;senjata, termasu&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;k peninggalan dalam Arsitektur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Berbicara tentang sustainable arsitektur pastinya yang pertama muncul &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;dalam benak kita adalah pewarisan rumah secara turun temurun ataupun gedung lainnya yang  meskipun dipindahtangankan namun tetap mempertahankan fungsi, bentuk, tata ruang, dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkfsB73ENI/AAAAAAAAAFg/K6IJ0EIDmtE/s1600-h/ist2_3976841-toraja-architecture.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 110px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkfsB73ENI/AAAAAAAAAFg/K6IJ0EIDmtE/s200/ist2_3976841-toraja-architecture.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312312076754424018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Salah satu contoh, Tongkonan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Dalam adat Toraja Tongkonan sangat berperan penting, baik sebagai tempat tinggal, reunian keluarga, upacara ad&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;at dll. Dihubungkan dengan sustainable, Tongkonan dari &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;dulu sampai sekarang masih berfungsi sebagai man&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;a fungsi dari awal.&lt;/span&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLINTAS%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Dalam segi bentuk, Tongkonan dulu dengan Tongkonan yang sekarang tidak banyak &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkotZTYMdI/AAAAAAAAAF4/_gg4jeVJBX0/s1600-h/fff.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 104px; height: 78px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkotZTYMdI/AAAAAAAAAF4/_gg4jeVJBX0/s200/fff.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312321995811598802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;berubah, ada sih.. yang beruba seiring dengan kebutuhan ruangdan bertambahnya pengetahuan masyarakat, misalnya ukuran rumah yang sekarang lebih besar, kontruksinya juga semakin mudah serta ada yang di kolaborasikan dengan arsitektur modrn, namun tidak mengubah fungsinyasebagai Tongkonan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Dalam segi tata ruang, Tongkonan sekarang sangat berubah, itu untuk &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;mereka yang sudah modrn atau yang sudah beragama. tapi bagi mereka yang m&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkpufuBBKI/AAAAAAAAAGA/-qcIog6pXck/s1600-h/sdf.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 103px; height: 76px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkpufuBBKI/AAAAAAAAAGA/-qcIog6pXck/s200/sdf.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312323114225435810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;asih hidup dalam "kandian dolo", (kafir) mereka akan sangat menjaga dan mempertahankan posisi benda benda dan tatanannya, itu dikarenakan karena mereka beranggapan bahwa setiap sudut dan ruang dalam tongkonan memiliki fungsi masing masing dan tidak boleh di ubah-ubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-2860602367889720157?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/2860602367889720157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=2860602367889720157' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/2860602367889720157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/2860602367889720157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2009/03/sustainable.html' title='Sustainable'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SbkZG8mCIsI/AAAAAAAAAFI/OMGJelVSp6g/s72-c/ukdw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-11372648686849438</id><published>2009-02-25T20:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T22:47:35.712-08:00</updated><title type='text'>Bumiku Merintih, Bumiku Berdoa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SaeAnwRLeeI/AAAAAAAAAEg/WnGPSoyg53c/s1600-h/baru.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 170px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SaeAnwRLeeI/AAAAAAAAAEg/WnGPSoyg53c/s200/baru.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307352106339629538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuhan….. &lt;br /&gt; Berapa lama aku di lupakan!!!&lt;br /&gt; Sampai kapankah, aku menunggu!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dulu,... Engkau disanjung….&lt;br /&gt; Dulu,... Engkau dipuja….&lt;br /&gt; Dulu,... Engkau Disembah &lt;br /&gt; Bukankah karena Aku!!!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ya…&lt;br /&gt; Betapa dulu, aku bak bidadari…&lt;br /&gt; Indah oleh pesona Tubuhku…&lt;br /&gt; Agung oleh indahnya panoramaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tapi Sekarang,&lt;br /&gt; Aku gersang,, &lt;br /&gt; Gersang, terbengkalai!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SaeF8xg6XVI/AAAAAAAAAEw/vrW8PyRxxI4/s1600-h/sawah.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 156px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SaeF8xg6XVI/AAAAAAAAAEw/vrW8PyRxxI4/s200/sawah.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307357965009444178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;        Dulu, aku bahagia,&lt;br /&gt;        Tertidur oleh gemercik beningnya air sungai, &lt;br /&gt;        Terlelap dalam Senandung, dan kicauan burung-burung, &lt;br /&gt;        Terbuai dalam lawatan tangan-tangan terampil manusia, &lt;br /&gt;        Bermimpi oleh gemerisik daun-daun, dalam hangatnya sang mentari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi,,&lt;br /&gt;Entah mengapa, perlahan-lahan semua itu pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Aku merintih.. dibawah gelapnya langit, &lt;br /&gt;        dalam panasnya mentari&lt;br /&gt;        bersama tangisan mahluk-mahluk tak berdosa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ya… &lt;br /&gt;Entah mengapa, insan yang dulu begitu peduli padaku&lt;br /&gt;dengan sok pintarnya, malah merusak semuanya.&lt;br /&gt;begitu jahat, begitu kejam&lt;br /&gt;mereka menancapkan besi-besi kedalam tubuhku,&lt;br /&gt;mencabik cabik kulitku&lt;br /&gt;melukaiku sampai jantung dan lambugku.&lt;br /&gt;Hingga pada akhirnya isi erutku terurai,&lt;br /&gt;Aku terluka, aku menangis, aku merintih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ku luapkan semuanya, tak perduli dengan mereka,&lt;br /&gt;Ku goncangkan tubuhku tuk melampiaskan sakitku,&lt;br /&gt;Ku lampiaskan sakitku dengan semburan lahar,&lt;br /&gt;Ku basuh lukaku dengan luapan air dan lumpur,&lt;br /&gt;Ku sejukkan tubuhku dengan hempas kencangnya angin&lt;br /&gt;Hingga, ku bekukan tubuhku tuk mengurangi rasa sakitku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mereka tak kunjung sadar,&lt;br /&gt;mereka terus bertingkah, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga pada akhirnya,&lt;br /&gt;mereka pergi, mereka selamat dan mereka sadar, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau sebenarnya kali ini aku ingin sendiri, &lt;br /&gt;meratapi nasipku….&lt;br /&gt;Menunggu waktuku…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga…….........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Engkau memulihkan Aku!!!&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-11372648686849438?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/11372648686849438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=11372648686849438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/11372648686849438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/11372648686849438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2009/02/bumiku-merintih-bumiku-berdoa.html' title='Bumiku Merintih, Bumiku Berdoa'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SaeAnwRLeeI/AAAAAAAAAEg/WnGPSoyg53c/s72-c/baru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-1081408374150470025</id><published>2009-01-05T22:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-05T23:37:59.262-08:00</updated><title type='text'>Dari Tahu ke Tahu</title><content type='html'>Dari Tahu ke Tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hariku begitu melelahkan &lt;br /&gt;Mengejar ilmu ditanah Jogja &lt;br /&gt;Lagi-lagi pergi ke Kauman &lt;br /&gt;Karna tugas dari Ibu Imelda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha, ha, ha, puisiku baguskan!!!!!&lt;br /&gt;Tapi kenyataanya tugasnya memang sangat banyak dan sangat memusingkan, masing-masing mata kuliah punya Tugas Besar, cukup untuk membuat stress dan menangis. Tapi perlu juga di syukuri, karena dengan adanya tekanan seperti itu bagi saya adalah sebuah proses pembelajaran dan yang lebih penting lagi kalau ternyata selama ini saya lebih mengandalkan Tuhan dalam mengerjakan setiap tugas dan pelayananku.&lt;br /&gt;Berbicara tentang peranan saya dalam kelompok, pertama saya harus minta maaf dulu karna mungkin saja apa yang saya tulis berbeda dengan instruksi yang Ibu Imel katakan. &lt;br /&gt;Saat pembentukan kelompok sebenarnya saya sangat bingung mau dengan siapa. Tapi kemudian Yohanes bersedia sekelompok dengan saya, secara…. Dia kan saudara saya ketika masih di asrama. Trus saya mencari teman yang masih kosong tapi ternyata mereka udah lengkap. Nah untung ada Aldo yang masih butuh tiga orang teman, nah karna kami Cuma berdua dan mereka ada bertiga klo digabungin menjadi… Lima. Setelah itu saya mencatat nama-nama anggota kelompok kami beserta NIMnya. Kemudian kami menyusun strategi dengan keputusan hari Minggu kami akan survey ke kampong Kauman, mengapa hari minggu dan bukan hari sabtu? Karena, hari sabtu saya dan Yohanes P3DM jadi, diundurlah ke hari minggu jam 02.00. &lt;br /&gt;Sekitar jam 12.30 saya sudah bersiap-siap dengan tas yang berisikan air putih, pensil, drawingpen, dan buku sketsa. Berangkat kekauman kira-kira jam satu lewat belasan menit  karena takut nanti kejadian seperti keberangkatan pertama ke Kauman terulang, dimana kita saat itu nunggu bisnya sampai berlumut. Tapi ternyata hal yang sebenarnya tidak sama seperti yang saya bayangkan. Tiga puluh menit kemudian saya sudah tiba di selter tempat kita turun saat pertama kali ke Kauman. Trus pas turun dari selter saya melihat sebuah benda menarik yang beberapa bulan sudah tidak saya sentuh selama saya di Jogja. Saya menawar benda itu dan harganya 8000 tapi saya tawar dan harganya menjadi 5000. Tapi yang membuat saya malu adalah karna smua orang yang ada di tempat itu keanyakan anak muda dan yang paling ngak enak lagi adalah cara mereka memandang saya itu seakan mengejek, mungkin karena nada do, re, mi, fa, sol, la, si, do, yang dihasilkan seruling itu tidak pas, tapi menurut saya tidak ada yang sala dengan cara niup saya saat itu. Yang salah adalah yang buat serulingnya yang mengakibatkan bunyinya ngak pas alias falas. Tapi akhirnya aku menemukan seruling yang saya cari, n….. aku nyanyiin aja lagunya Celine Dion yang My Heart Will Go On, dan….Hah senangnya melihat perubahan ekspresi wajah mereka. &lt;br /&gt;Setibanya di depan gerbang Kauman saya melihat sebuah bangku panjang yang diisi dengan seorang nenek yang kebetulan lagi istirahat karna panasnya mata hari, dia baru saja menyelesaikan pekerjaannya sebagai tukang bersih di tempat itu. Kami bercerita banyak hal termasuk kebiasaan anak muda sekarang. Saya dapat pelajaran dan nasehat yang masih saya ingat “yang penting belajar yang rajin, beribadah,dan jangan sia-siakan harapan orang tua” katanya. Ah… trmks banyak ya Nek Tuhan memberkatimu…. Setelah beberapa menit dia kembali bekerja dan begitu pula dengan saya, saya minta pamit dan kembali ke selter depan sana sambil sms Yohanes, dan ternyata jawabannya “nih aku baru mo berangkat” heh… baru mau berangkat rupanya, mana minta ditunggu lagi!!! karena katanya dia sudah lupa jalan ke kauman. Akhirnya saya jalan-jalan disekitar area itu dan membeli kripik ubi untuk makan bersama. Sambil nunggu Yohanes saya mengamati area disekitar itu sambil mekan kripik ubi. Udah berapa menit Yohanes tidak muncul-muncul, sedangkan kripik ubi yang saya beli tadi udah tinggal sedikit. Akhirnya Aldo sms katanya mereka udah nyampe’ dikauman, dan tidak lama kemudian disusul dengan wajah yang sudah tidak asing lagi turun dari selter.&lt;br /&gt;Sesampai di Kauman mereka udah menunggu, “ayo kita beraksi” kemudian kami memulai dari pintu gerbang utara bagian timur. “Kalian merasakan sesuatu ngak” “ ya udah ngak berisik lagi” “ ya selain itu ada bau ikan goreng”kataku. Sepanjang jalan saya selalu berceloteh, sampai-sampai mereka mengatakan klo saya hanya berisik dan so’ tau. Karna tidak ada kerjaan saya mulai mengeluarkan perkakas yang ada dalam tas saya dan mulai mensketsa, tapi hasilnya jelek-jelek karena belum sampai selesai, aku ditinggal lagi. Akhirnya kami sampai di taman bundar, kembali saya mengingatkan apa yang sudah diamati, dilalui, dirasakan dan didapatkan sepanjang perjalanan dari gerbang hingga taman bundar itu. Kemudian kami lanjut keruang yang dikunjungi oleh banyak orang saat itu. Setelah masuk area tersebut tepatnya di halaman keraton, justru kami merasa ruang ditempat itu menolak kami dan seakan-akan menyuruh kami untuk segera pergi dari tempat itu. Setelah kembali dan keluar dari tempat itu, kembali lagi saya mengutarakan tentang apa yang baru saja kami alami. Disitu saya menarik kesimpulan bahwa ternyata gerbang adalah akses atau jalur yang menghubungkan suatu ruang yang bersifat umum dengan ruang yang bersikap prifat, kesimpulan yang kedua adalah bahwa tidak selamanya ruang menjadi Positif atau Negatif oleh pembatas yang nyata melainkan juga dipengaruhi oleh pribadi yang datang ketempat itu, beserta situasi, bau, warna, serta kegiatan yang berlangsung ditempat itu apakah bersifat umum atau prifat. “tulis-tulis” kata Michel. Ya seperti itula yang saya lakukan disepanjang lorong dan jalan di Kauman yakni menceritakan dan mengemukakan apa yang saya rasakan dan lihat. Meskipun banyak yang tidak mau mereka dengar tapi yang penting saya sudah mengemukakannya, jadi nanti klo saya ditanya tentang pendapatku di Kauman spertinya udah jelas. &lt;br /&gt;Malamnya saya menulis rangkuman poin-poin yang udah didapat dari Kauman dan menghubungkannya dengan materi yang sudah diterangkan oleh Ibu Imel. Namun tidak semuanya coz saya juga harus mempersiapkan diriku untuk tes ACE belum lagi kerja tugas besarnya SK1. &lt;br /&gt;Keesokan harinya Michel minta flashdiskku untuk dicopiin foto kauman sekaligus ditunjukkin foto yang harus saya sketsa. Keesokannya lagi pagi-pagi saya datang ke MULMED untuk print gambar, dan lngsung saya sketsa hari itu karna katanya hari kamis smuanya udah rampung sisa presentasinya hari jumat. Tapi kenyataannya teman-teman yang lain sketsanya belum jadi. Begitu pula dengan hari berikutnya. Dan akhirnya tidak ada harapan untuk tampil presentasi hari jumat. &lt;br /&gt;Hari jumat, saat presentasi dimulai, saya menulis beberapa pokok permasalahan yang diperdebadkan saat itu. Tapi entah mengapa materi yang mereka bawakan membuat saya stress dan ukan hanya saya hal serupa juga dialami oleh teman-teman sekelompokku. Soalnya mereka mempresentasikan Siquence dengan satu fokus sedangkan kami memiliki banyak focus. Sehabis kuliah kami langsung menyerbu ibu Imel untuk menanyakan apasih Siquence itu. Setelah mengerti kami keluar kelas tapi masih ada yang mengganjal di pikiran kami yakni ‘bagaimana menjelaskan sequence dengan focus yang banyak”. Dan ternyata jawaban Ibu Imel lebih memusingkan lagi. “Dari Tahu ke Tahu, maksudnya klo bahannya Tahu, dicampur dengan apapun dan dimasak dengan cara apapun pasti yang dimakan adalah tetap tahunya”. Mendengar kata itu kami sedikit menangkapap arti dan membuka otak kami yang udah mau meledak.&lt;br /&gt;Esok harinya saya dapat sms dari Aldo katanya tambah sketsa gambar jalan yang berbelakangan dengan gambar jalan yang sudah saya sketsa di Kauman, belum lagi Michel nanya tentang materi yang harus dipresentasikan uh.. stress benar mana tugas ACE dan SK1 belum selesai juga. Akhirnya karena tidak puas saya mengontak Nomornya Michel dan menjelaskan klo materinya sisa dikaitkan aja dengan copian, materi dari Ibu Imel, dengan pengalaman di kauman.&lt;br /&gt;Hari jumat pagi kami udah kumpul untuk melihat dan mendiskusikan power point yang di simpan di Notebooknya Michel. “siapa yang akan berbicara didepan” timbul lagi masalah baru, jantungku langsung ceperti mau stop saat mereka memilih saya. Soalnya setahu saya yang namanya presentasi klo aku yang bawakan pasti jadi jelek karena gugup. Akhirnya aku nolak dengan alasan diatas dengan memilih Michel sebagai pembicaranya. Karena kita udah pada liat kemampuan Michel berbicara didepan orang banyak, terbukti ketika presentasi tugas agama. &lt;br /&gt;Akhirnya Michel juga terima tapi masih juga minta materi yang harus dipresentasikan di depan. Akhirnya saya dan Christin menulis poin-poinnya beserta kesimpulannya. Tapi toh akhirnya juga tdak dipakai, dia menjelaskan persis dengan apa yang kami telah diskusikan, emang sih banyak yang hilang tapi menurutku itu sudah sangat bagus, dan lgi pula klo mau dijelasin smua nanti waktunya tidak akan cukup. Eh.. ia.. Michel membaca kertasnya saat kesimpulan. &lt;br /&gt;Klo masalah pertanyaan kami tidak punya foto kami juga setuju dengan Ibu Imel karena setahu kami yang lebih dibutuhkan adalah sketsa. Trus ada pertanyaan yang menurut saya perlu dipertanyakan lagi, yaitu tentang kami tidak memiliki serial vition. “bukannya gambar/sketsa yang kami tampilkan sudah sangat cukup menggambarkan serial vition, atau mungkin juga yang bertanya saat itu tidak tahu apa itu serial vition.&lt;br /&gt;Kembali kekursi masing-masing adalah yang paling menyenagkan, rasa dingin dan geger mulai diganti dengan rasa senang dan bangga atas sambutan teman-teman, Thanx ya teman-taman…&lt;br /&gt;“Saya butuh satu kelompok lagi yang nanti hasil karyanya akan dipamerkan, dan sepertinya saya sudah menemukannya”. Saya tersentak mendengar  kata itu, ditambah lagi ketika teman-teman menyebutkan kelompok Michel!!! Ditambah lagi ketika Ibu Imel bela kami klo kami adalah kelompok yang bermental detektif. “Uh.. Tuhan benar-benar adil”, kataku saat itu, “ ia..ya..” jawab Cristin. Ya tidak sis-sia kami berstres-stres ria karena smuanya lunas dalam satu hari. &lt;br /&gt;Masih ada beberapa tugas yang harus saya selesaikan dan kerjakan dalam kelompokku. Seperti merenovasi sketsaku, dan rupanya sketsaku yang awal lebi hidup dibandingkan dengan sketsaku yang baru, mungkin karena sketsa awalku dibuat dengan hati sedangkan sketsa yang baru terlihat lebih ambisisus. Akhirnya sketsa yang dipakai adalah sketsa yang awal tapi dengan memberi penekanan speti yang ibu Imel  ajarkan. Kemudian karena katanya aku pandai merangkai kalimat, saya ditugaskan untuk membuat pengertian gerbang dan kesimpulannya dengan dibantu oleh Christin. Serta membeli kaset kosong juga masih menjadi tugasku.&lt;br /&gt;Akhirnya selesailah tugas ini.&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;br /&gt;&amp; GBU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-1081408374150470025?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/1081408374150470025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=1081408374150470025' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/1081408374150470025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/1081408374150470025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2009/01/dari-tahu-ke-tahu.html' title='Dari Tahu ke Tahu'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-5678670573310275743</id><published>2008-11-18T17:41:00.000-08:00</published><updated>2008-11-18T18:26:39.579-08:00</updated><title type='text'>Atrium UKDW, 27 - 29 Oktober '08</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSNvpLzrXPI/AAAAAAAAADg/TJc85H4Lllc/s1600-h/ukdw.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 157px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSNvpLzrXPI/AAAAAAAAADg/TJc85H4Lllc/s200/ukdw.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270178742288473330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNIVERSITAS DUTA WACANA &lt;br /&gt;TUGAS TEORI ARSITEKTUR 01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATRIUM UKDW, 27 – 29 OKTOBER 2008&lt;br /&gt;PUTRA DHARMALKO TUMANGKE&lt;br /&gt;21081264&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, senin 27 Oktober 2008. &lt;br /&gt;Seperti biasa berangkat dari Asrama jam 06.30, ini adalah rutinitas kami anak asrama yang sudah kami anggap biasa. Kira-kira jam 07.00 kami tiba di Kampus, “wau….” Saya sedikit terkejut dengan dekorasi dari tanaman, buah dan ranting-ranting serta kuburan yang dipasang di atrium . &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSNySJ5kG7I/AAAAAAAAADo/xEr7db5Y20w/s1600-h/100_2581.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSNySJ5kG7I/AAAAAAAAADo/xEr7db5Y20w/s200/100_2581.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270181645174184882" /&gt;&lt;/a&gt;Akan tetapi bukan hanya saya yang mengalami hal demikian, hal serupa juga dialami oleh satu kompi anak asrama, “apa-apaan sih.. ini!!!”kata mereka. Tentu saja saya sebagai seorang Arsitek harus menjelaskan dan menjawab komentar dan pertanyaan mereka. Secara Ghitu lho.. kan Cuma aku dan Yohanes anak Arsitek yang tinggal di asrama. Pagi itu kami tidak berlama-lama disana coz seperti biasa Anak Tuhan kan rajin ibadah, jadi langsung saja kami kekapel untuk ibadah Kampus. &lt;br /&gt; Kira-kira pukul 10.00 saya kembali ketempat itu, disana udah ada kakak-kakak angkatan dan beberapa teman-teman angkatan ’08, serta beberapa pengunjung pameran yang sedang mengamati maket dan tugas SPA yang dipajang pada setiap sudut Atrium. Emang sih.. masuk ke area pameran, pasti ada yang berbeda, nuansa desanya sangat terasa dengan pagar bamboo yang sederhana, sampah daun bamboo yang berserakan dimana-mana, serta lilin, tanaman-tanaman bunga dan beberapa benda lain yang bernuansa desa. Disana saya bisa berbuat apa aja meskipun ada beberapa ketentuan yang memerlukan kesadaran sambil narsis-narsisan, tapi sayang ngak ada yang motret, huh…. Tapi yang penting kan…. “Eh..Karya SPA kita dipajang lho.. di tempat terhormat”, kata seorang teman yang karya SPAnya juga dipajang di atas panggung. Pantas saja aku udah cari cari, dan ternyata disana rupanya. &lt;br /&gt; Seperi biasa ada pameran ada pengunjung,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN4tA2GKgI/AAAAAAAAAEI/Zj9mOSRq3Yo/s1600-h/100_2720.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN4tA2GKgI/AAAAAAAAAEI/Zj9mOSRq3Yo/s200/100_2720.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270188703669955074" /&gt;&lt;/a&gt; satu persatu mereka memenuhi tempat itu, membuat aku sesak dan mempersempit ruang gerakku untuk memakai sepeda tua yang juga ikut dipajang ditempat itu. Akhirnya, berhubung ada teman dari teologi yang menawariku untuk menjelajahi pameran itu, akupun langsung turun dari sepeda tua dan kocak itu. Ada beberapa pernyataan yang mereka katakan, baik yang berupa komplen mereka ataupun pujian terhadap beberapa karya, aku hanya dapat menjawab semampu dan sebisaku saja. “Cuma ini saja yang dipamerkan…!! Seorang dari mereka bertanya dengan lembut, “masih ada kok, karna setahu saya pamerannya sampai hari rabu, lagi pula karya-karya kakak angkatan belum dipajang karna semua yang ada disini masih karya angkatan ‘08”, kataku. Akhirnya sampailah kami ditempat yang sepertinya menarik buat mereka, tepatnya di KUBURAN . Mereka sempat foto bareng disana sambil nangis-nangisan. Huh… menurutku sih tempat itu tidak ada menariknya,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN1c3HdeNI/AAAAAAAAADw/XCVFeE83mzk/s1600-h/torajaland-9%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN1c3HdeNI/AAAAAAAAADw/XCVFeE83mzk/s200/torajaland-9%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270185127645640914" /&gt;&lt;/a&gt; eh tetapi kalau didaerahku mungkin, coz sebagian besar objek wisata di Torajakan pekuburan alam, seperti ditebing batu, dalam goa, pada batang pohon ataupun di liang batu. Ya.., emang sih serem, tapi disitulah menariknya, dan mungkin juga itulah yang mereka rasakan saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selasa, 28 Oktober 2008,&lt;br /&gt;Lagi – lagi seperti biasa, berangkat dari asrama jam 06.30 tiba 07.00. Kali ini tidak ada lagi yang tersentak didepan Biro, Ya.. berhubung hari itu ngak ada ibadah kampus, jadi… “eh.. isi buku tamunya dulu baru masuk”, kataku. Dengan segera satu kompi anak asrama itu  masuk ke area pameran itu. Pagi itu ada yang beda, ada beberapa karya baru yang menarik untuk diamati, terlihat dari antusias mereka dalam mengamati, mengoreksi serta berkomentar segala macam. &lt;br /&gt; Oh ia ada beberapa tempat dalam lokasi pameran ini yang membentuk tipe-tipe ruang. Misalnya pada Kuburan,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN3AMEf2XI/AAAAAAAAAD4/y8bOWOc1J0A/s1600-h/105_0220.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN3AMEf2XI/AAAAAAAAAD4/y8bOWOc1J0A/s200/105_0220.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270186834077407602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN32756riI/AAAAAAAAAEA/lNQm9ap9D-8/s1600-h/100_2633.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSN32756riI/AAAAAAAAAEA/lNQm9ap9D-8/s200/100_2633.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270187774630866466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; tempat ini membentuk ruang yang bertipe satu memanjang, atau bertipe satu saling berhadapan, demikian juga halnya dengan pengunjung yang tidak masuk kearea pameran tetapi melihat dari luar, mereka membentuk aliran tipe satu karna dibatasi oleh pagar dan dinding tembok. Ada juga yang membentuk aliran ruang bertipe empat, misalnya pada maket Wisata Air di pinggir sungai. Lain halnya dengan teman-teman yang duduk di tepian panggung, mereka membentuk aliran bertipe dua, karna punggung mereka saling membelakangi, ada kalanya sih mereka membuat aliran bertipe empat, seperti ketika nyanyi sambil main kartu, meskipun secara keseluruhan pameran ini membentuk aliran ruang yang bertipe empat, karna yang menjadi sentralnya adalah pameran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Rabu, 29 Oktober 2008,&lt;br /&gt;Entah mengapa, setiap melihat teman-teman di pameran saya juga tertarik untuk kesana, meskipun ada kesan membosankan, toh setelah didalam kok jadi enjoi ya… hal ini terjadi mungkin karena saya merasa bebas masuk, merasa memikiki acara tersebut sehingga saya jadi lupa dan tidak peduli dengan mereka yang mengamatiku.&lt;br /&gt;Ok….  akhirnya,..... Maju Terus Arsitek UKDW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………….Tuhan Memberkati………………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-5678670573310275743?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/5678670573310275743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=5678670573310275743' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/5678670573310275743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/5678670573310275743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2008/11/atrium-ukdw-27-29-oktober-08.html' title='Atrium UKDW, 27 - 29 Oktober &apos;08'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SSNvpLzrXPI/AAAAAAAAADg/TJc85H4Lllc/s72-c/ukdw.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-1109048110928180664</id><published>2008-10-23T05:15:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T01:39:40.603-07:00</updated><title type='text'>TUGAS TTS TEORI ARSITEKTUR 1</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQV-QskCrwI/AAAAAAAAADY/UYBNg5DfDjU/s1600-h/m.bmp"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 113px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQV-QskCrwI/AAAAAAAAADY/UYBNg5DfDjU/s320/m.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261750564957630210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TTS – Teori Arsitektur 01&lt;br /&gt;Group A, Tahun Ajaran 2008-2009&lt;br /&gt;Jurusan Arsitektur / Fakultas Teknik / UKDW&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB18Muaf0I/AAAAAAAAABo/-lwXCYT0hnk/s1600-h/G.MX.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB18Muaf0I/AAAAAAAAABo/-lwXCYT0hnk/s320/G.MX.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260334041837240130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  21 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUTRA DHARMALKO TUMANGKE&lt;br /&gt;21081264&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.Tipe Ruang, Beserta Sketsa dan Fotonya&lt;br /&gt;1.Atrium Gedung Agape&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB47GhgMqI/AAAAAAAAACA/sjPm-j4b44Q/s1600-h/M.GIF"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB47GhgMqI/AAAAAAAAACA/sjPm-j4b44Q/s320/M.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260337321527489186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ruang ini pada umumnya bertipe empat karena cenderung yang datang kesana membuat formasi yang bertipe empat atau nongkrong di pinggiran ruang atrium ini.&lt;br /&gt;Akan tetapi atrium ini juga bisa bertipe tiga, yaitu ketika atrium ini digunakan sebagai tempat promosi produk atau pameran yang di tempel/ dipajang di dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB6oyYIi_I/AAAAAAAAACI/zOs9cURQp-M/s1600-h/P.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB6oyYIi_I/AAAAAAAAACI/zOs9cURQp-M/s320/P.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260339205905091570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ruang Humas&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB6_QRAJSI/AAAAAAAAACQ/3wVEHxtVhMo/s1600-h/S.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 297px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB6_QRAJSI/AAAAAAAAACQ/3wVEHxtVhMo/s320/S.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260339591885366562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terlihat dari bentuknya kita sudah dapat menebak kalau ruangan ini bertipe dua.  Bentuk ini memang dikususkan untuk melayani mereka yang ingin tahu banyak tentang Universitas Kristen Duta Wacana. Berada ditempat ini sangat mengasikkan untuk baca-baca buku atau belajar di meja yang telah di sediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Perpustakaan Lantai Dua &lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB7R7KaJJI/AAAAAAAAACY/RFs-mrsvbUI/s1600-h/J.GIF"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB7R7KaJJI/AAAAAAAAACY/RFs-mrsvbUI/s320/J.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260339912638080146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tipe ruang ini adalah tipe dua. Tipe ini terbentuk oleh susunan meja dan kursi yang menghadap ke dinding, yang mengakibatkan penggunanya saling membelakangi dengan salah satu sisinya dibuat kosong sebagai jalan masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Taman Bundar depan PPBI&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB7iwQJxAI/AAAAAAAAACg/O07WNtghCGY/s1600-h/D.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB7iwQJxAI/AAAAAAAAACg/O07WNtghCGY/s320/D.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260340201767158786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa tempat ini sangat familiar, khususnya bagi anak-anak Teologia. Tempat ini sangat menarik dan mengajak untuk nongkrong disana. &lt;br /&gt;Tempat ini bertipe tiga sangat indah dan sejuk dengan tanaman bunga di tengah-tengah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5.Lantai Dua Gedung H&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB72hUachI/AAAAAAAAACo/SE7hcxic_wU/s1600-h/B.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB72hUachI/AAAAAAAAACo/SE7hcxic_wU/s320/B.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260340541355880978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kursi ini tidak permanen disini, hanya karena ruang kelasnya dipakai untuk TTS maka sebagian kursi di letakkan diluar dan membentuk bentangan ruang yang bertipe satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Plaza Belimbing&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8GWys02I/AAAAAAAAACw/p9mGjVj7Rks/s1600-h/A.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8GWys02I/AAAAAAAAACw/p9mGjVj7Rks/s320/A.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260340813408031586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tempat terfavorit di UKDW adalah Plaza Belimbing. Tempat ini ramai dikunjungi oleh mahasiswa, untuk nongkrong sambil baca-baca buku, internetan, makan snak, sampai digunakan untuk menjual seperti misalnya menjual  “cilok”, yang mengakibatkan tempat ini kadang-kadang tipenya berubah, kadang-kadang bertipe satu, dua, atau empat tergantung dari banyak sedikitnya pengunjung atau kegiatan apa yang dilakukan disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.Cara Menghentikan Aliran Ruang Tipe Satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8SrgctRI/AAAAAAAAAC4/BIkVodWelQU/s1600-h/T.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8SrgctRI/AAAAAAAAAC4/BIkVodWelQU/s320/T.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260341025127052562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara menghentikan aliran tipe satu diantaranya : &lt;br /&gt;1.Memberi batasan tembok atau tiang&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8fFXwrAI/AAAAAAAAADA/UUV0t_8bF18/s1600-h/F.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8fFXwrAI/AAAAAAAAADA/UUV0t_8bF18/s320/F.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260341238228364290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah bangku di gedung Teologi lantai tiga yang memiliki tipe satu yang terputus oleh tiang dan dan dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pemberian Lorong atau Jalan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8tTcsASI/AAAAAAAAADI/1370T9E5cIk/s1600-h/C.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB8tTcsASI/AAAAAAAAADI/1370T9E5cIk/s320/C.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260341482525294882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu ruang yang bertipe satu, di pojok Atrium Didaktos. Tipe ini terputus karena disana adalah jalan masuk ke Atrium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Membuat Lobang,  Merendahkan atau Meninggikan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB9DP3_JGI/AAAAAAAAADQ/ZU_mIDv-ICw/s1600-h/G.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQB9DP3_JGI/AAAAAAAAADQ/ZU_mIDv-ICw/s320/G.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260341859523175522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di gedung H lantai 2, kursi kursi ini bisa saja terus mengalir keujung sana, begitu pula dengan bangku yang ada di bagian kanan gambar ini (tidak kelihatan). Kedua aliran ini terputus karena pada kedua ujung aliran ini terdapat tangga, yang satu kebawah (rendah), yang satu ke atas (tinggi). Jadi dengan demikian kita dapat memutuskan aliran beripe satu  dengan cara meninggikan atau merendahkan sisi yang akan dilalui aliran tersebut.&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-1109048110928180664?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/1109048110928180664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=1109048110928180664' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/1109048110928180664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/1109048110928180664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2008/10/tugas-tts-teori-arsitektur-1.html' title='TUGAS TTS TEORI ARSITEKTUR 1'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/SQV-QskCrwI/AAAAAAAAADY/UYBNg5DfDjU/s72-c/m.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1419473263638273157.post-5073632495117060141</id><published>2008-10-05T06:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T06:14:24.041-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teori Arsitektur'/><title type='text'>Jelajah KAUMAN</title><content type='html'>&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 2.4  (Win32)"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--&gt; 	&lt;/style&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;“Jumat depan kita akan meruang ke sebuah perkampungan di malioboro”, saat perkataan itu Ibu katakan, yang langsung terlintas dalam hati saya adalah “akhirnya aku menjelajahi Jogja”, g! Tchu. Trus pandangan saya saat itu adalah kita akan menjelajah disebuah kampung yang sunyi, banyak pohon, sawah, ternak, serta rumah yang berkelompok-kelompok. Ya tentu saja demikian karena saya juga asalnya dari sebuah perkampungan di Tana Toraja, tapi klo di kampong saya Bu’ situasinya ngak demikian. Kampong kami sisinya dikelilingi oleh hutan dan sawah dimana dalam satu halaman itu terdiri dari tujuh buah rumah yang semuanya terbuat dari kayu eh.. ada juga sih yang kutangan.  &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;Nah… sesampai di Malioboro, saya pikir kita akan berjalan cukup jauh untuk sampai di kampung Kauman. Ehh.. ternyata…. “Kauman itu berada ditengah kota”. Setelah masuk Kauman perasaanku sedikit lebih lega dan damai soalnya bebas dari polusi udara dan suara serta udara yang sangat sejuk. Tapi disana agak sesak dengan lorong yang sempit, ditambah lagi dengan satu kompi teman-teman arsitek yang segitu banyaknya sampai-sampai anak-anak disana teriak klo jumlah kita tuh seratus.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;Nah… yang saya fdapat dari kKauman adalah …&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Pola pemukimannya 	berkelompok tapi dalam jumlah yang banyak serta memanjang menmbentuk 	lorong-lorong;&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Rumah/bangunannya 	bersambung dengan halaman depannya sebagai jalan.&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Saya hanya 	mendapatkan beberapa rumah yang materi pokoknya dari kayu.&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Saya sempat masuk 	sebentar kedalam lokasi Mesjid didalam luas dan sunyi karena ada 	pemisahan antara lokasi masjid dan lokasi perumahan dengan dinding 	tembok yang tinggi.&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Saya juga suka 	dengan system penerangan, dimana setiap lorong dijejer lampu –lampu 	penerang dengan sangat rapi.&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Klo misalnya Kauman 	saya bawa ke  Tana Toraja, situasinya akan sama persis dengan lorong 	yang ada di kota Rantepao.&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Saya juga melihat 	ada rumah yang dibangun tahun 1912, teman-teman bilang klo usia itu 	sangat tua, tapi klo buat aku usia segitu belum cukup tua. He..he… 	soalnya kakek saya saja umurnya sampai 118 tahun, bahkan di Toraja 	ada rumah yang usianya lebih dari 3 abad. “dan klo boleh nih Bu’ 	saya merekomendasikan Toraja untuk tempat KKN nanti he..he sambil 	pulang kampong gh! ThCu LHOO..!!&lt;/p&gt; 	&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Oh ya satu lagi, 	meskipun Kauman dalam tengah kota tapi boleh dikata berhasil 	mempertahankan keadaan awalnya. Contohnya seperti : Arsitekturnya 	masih Jawa bangat baik itu pintu, jendela, atap, ukiran dll.&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p  style="margin-bottom: 0cm;font-family:trebuchet ms;" align="justify"&gt;Setelah dari Kauman saya baru dapat menyimpulkan bahwa “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Meruang adalah proses berinteraksi dengan situasi dan keadaan atau tempat dengan cara melihat, meraba dan merasakan rasa yang di berikan oleh sebuah tempat baik itu menerima ataupun menolak kita".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;Ok.. deh  mungkin itu yang bisa saya ceritakan tentang pengalamanku di kauman.Tr!mKs.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: trebuchet ms;" align="justify"&gt;						&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1419473263638273157-5073632495117060141?l=torajaitsmytondok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/feeds/5073632495117060141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1419473263638273157&amp;postID=5073632495117060141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/5073632495117060141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1419473263638273157/posts/default/5073632495117060141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://torajaitsmytondok.blogspot.com/2008/10/jelajah-kauman.html' title='Jelajah KAUMAN'/><author><name>torayan Arc.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15699013371512386912</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_JnDGoN745oQ/TSpSK3v_kdI/AAAAAAAAAGc/KsDbKoid5xE/S220/buntu3%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
